Ini Dia 5 Orang Terkaya Tahun 2017 di Indonesia Versi Forbes Beserta Total Kekayaannya!

1. R. Budi & Michael Hartono

R. Budi & Michael Hartono | Source: Eka Tjipta Widjaja & Keluarga | Source: Chairul Tanjung | Source: Boenjamin Setiawan dan Keluarga | Source: Anthoni Salim dan Keluarga | Source: https://www.forbes.com/
R. Budi & Michael Hartono | Source: https://www.forbes.com/

Total kekayaan: Lebih dari $ 32,3 Milyar atau sekitar Rp. 445,3 Trilliun

Hartono bersaudara memperoleh lebih dari dua pertiga kekayaan mereka dari investasi mereka di Bank Central Asia. Keluarga Hartono membeli saham di BCA, setelah keluarga konglomerat lainnya, Salim, kehilangan kendali atas bank itu selama krisis ekonomi Asia 1997-1998.

Akar dari kekayaan keluarga ini berasal dari perusahaan rokok kretek Djarum, yang didirikan oleh ayah mereka dan sekarang dijalankan oleh putra Budi, Victor. Kepemilikan keluarga ini termasuk merek elektronik populer Polytron dan real estate utama di Jakarta.

2. Eka Tjipta Widjaja & Keluarga

Eka Tjipta Widjaja & Keluarga | Source: Chairul Tanjung | Source: Boenjamin Setiawan dan Keluarga | Source: Anthoni Salim dan Keluarga | Source: https://www.forbes.com/
Eka Tjipta Widjaja & Keluarga | Source: https://www.forbes.com/

Total kekayaan: Lebih dari $ 9,1 Miliyar atau sekitar Rp.125,4 Trilliun

Seorang imigran Cina yang datang ke Indonesia, Eka Tjipta Widjaja, mulai menjual biskuit saat remaja.
Hari ini, perusahaannya Sinar Mas telah memiliki kepentingan di bidang kertas, real estate, jasa keuangan, agribisnis dan telekomunikasi.

Baru-baru ini keluarganya juga mendirikan pabrik oleokimia dengan perusahaan Spanyol Cepsa di pulau Riau di Indonesia. Putranya, Franky, menjalankan perusahaan raksasa kelapa sawit Golden Agri-Resources, sementara putranya yang lain, Oei Hong Leong, mengelola investasinya sendiri dari Singapura.

3. Susilo Wonowidjojo & Keluarga

Susilo Wonowidjojo & Keluarga | Source: R. Budi &; Michael Hartono | Source: Eka Tjipta Widjaja & Keluarga | Source: Chairul Tanjung | Source: Boenjamin Setiawan dan Keluarga | Source: Anthoni Salim dan Keluarga | Source: https://www.forbes.com/
Susilo Wonowidjojo & Keluarga | Source: https://www.forbes.com/

Total kekayaan: $ 8,8 Milyar atau sekitar Rp. 121,3 Triliun 

Susilo Wonowidjojo dan keluarganya mendapatkan kekayaan dari rokok kretek yang diperdagangkan, Gudang Garam, yang menghasilkan 70 miliar batang rokok per tahunnya. Ayahnya, Surya, yang mulai bekerja untuk bisnis tembakau pamannya, mendirikan Gudang Garam pada tahun 1958.

Saudaranya yang lebih tua, Rachman Halim, mengambil alih perusahaan tersebut seperempat abad kemudian, dan menjalankannya sampai kematiannya pada tahun 2008. Susilo telah menjadi direktur utama sejak 2009, saudara perempuannya Juni Setiawati adalah presiden komisaris.

4. Anthoni Salim dan Keluarga

Anthoni Salim dan Keluarga | Source: https://www.forbes.com/
Anthoni Salim dan Keluarga | Source: https://www.forbes.com/

Total kekayaan: $ 6,9 Milyar atau sekitar Rp. 95,12 Triliun

Anthoni Salim mengepalai Salim Group, perusahaan investasi yang dikelola keluarga dengan berbagai kepentingan termasuk makanan, perbankan dan telekomunikasi. Ayahnya, Liem Sioe Liong (meninggal tahun 2012), yang memulai kelompok itu, memiliki hubungan dekat dengan mantan presiden Indonesia, Suharto. Selama krisis keuangan Asia 1997-1998, keluarga Salim kehilangan kendali atas Bank Central Asia yang akhirnya diambil alih oleh keluarga Hartono, yang sekarang menjadi keluarga terkaya di Indonesia.

Keluarga Salim adalah pemegang saham terbesaar (44%) dari perusahaan investasi yang ternama di Hong Kong First Pacific, yang memiliki aset $ 17,2 miliar di enam negara. Keluarga ini memiliki lebih dari 50% saham Indofood, salah satu produsen mie instan terbesar di dunia dengan penjualan $ 5 miliar pada tahun 2016; di mana Anthoni adalah CEO disana.

5. Sri Prakash Lohia

Sri Prakash Lohia | Source: https://www.forbes.com/
Sri Prakash Lohia | Source: https://www.forbes.com/

Total kekayaan: $ 6,4 Milyar atau setara dengan Rp. 88,22 Triliun

Sri Prakash Lohia memperoleh sebagian besar kekayaannya menghasilkan komponen dasar yang digunakan untuk membuat botol plastik. Dia dan ayahnya berimigrasi ke Indonesia, di mana mereka mendirikan Indorama sebagai pembuat benang pintal pada tahun 1976.

Sekarang ini pembangkit tenaga listrik petrokimia yang membuat berbagai produk industri, termasuk polietilen, polypropylene dan sarung tangan medis. Lohia tetap menjadi ketua perusahaan itu tetapi tinggal di London dan telah menyerahkan sebagian besar kendalinya kepada putranya Amit, yang menjalankan bisnis setiap hari.
Perusahaan ini sedang berkembang di Afrika yang mana mereka telah memiliki pabrik di Nigeria yang memproduksi pupuk.

Wah, banyak banget ya total kekayaan mereka. Yah, kalau kita mah ya guys, makan mahal di Mall aja masih mikir-mikir gitu. Eits, jangan sedih, Om Sky tahu nih gimana caranya menghemat makan murah di Mall. Yuk ditonton!

Source: https://www.forbes.com

Facebook Comments
Likes(0)Dislikes(0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.